Memahami Pengertian Desain Grafis dan Ruang Lingkupnya

Hal ini merupakan bukti bahwa setiap manusia pada dasarnya merupakan makhluk visual, baik laki-laki maupun perempuan. Informasi akan lebih mudah diterima melalui gambar yang ditangkap oleh indra penglihatan dan melekat dalam otak lebih lama. Ketika berjumpa dengan orang yang sudah lama tak pernah ditemui misalnya, ingatan Anda juga akan lebih cepat memvisualisasikan suanasa pada saat itu, bukan?

Atas dasar inilah, desain grafis menjadi salah satu metode komunikasi yang cukup penting dalam kehidupan manusia. Melalui perpaduan bentuk, warna, tulisan, dan elemen grafis lainnya, informasi dapat lebih cepat masuk ke dalam pikiran pengamat.

Pengertian Desain Grafis

Anda mungkin terlampau sering mendengar istilah desain grafis. Bila tidak berkecimpung di dunia ini, apa yang Anda pikirkan soal desain grafis? Menggambar? Membuat ilustrasi? Mendesain sebuah iklan brosur?

Sebagian besar orang awam menganggap bahwa desain grafis merupakan sebuah kegiatan seni yang berkaitan dengan menggambar sebuah objek. Akan tetapi, desain grafis sebenarnya lebih dari sekadar menggoreskan pena di atas kertas membentuk ilustrasi tertentu. Tak hanya seni, desain grafis juga merupakan sebuah cara untuk melakukan komunikasi.

Mengingat rupa seseorang lebih mudah dibandingkan menggali memori sebuah nama yang pernah disimpan. Pun demikian saat berbicara dengan seseorang—ekspresi lawan bicara akan lebih diingat daripada setiap kata yang diucapkannya.

Pengertian Desain Grafis Menurut Para Ahli

Lantas, apa yang sebenarnya dimaksud dengan desain grafis? Beberapa ahli memiliki pendapatnya sendiri mengenai pengertian desain grafis seperti berikut ini.

Jessica Helfand
Desain grafis merupakan kombinasi kompleks yang melibatkan kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, dan foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang dapat menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan, atau sesuatu yang mudah diingat.

Danton Sihombing
Desain grafis adalah mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, dan uraian verbal yang divisualisasikan melalui tipografi dan gambar, baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi.

Suryanto
Desain grafis adalah aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri.

Berdasarkan tiga pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa desain grafis bukanlah sebatas perkara menggambar. Desain grafis merupakan perpaduan seni dan metode komunikasi yang memadukan beragam unsur seperti garis, bentuk, ukuran, objek, ruang, tekstur, dan warna dalam bentuk ilustrasi maupun tipografi.

Ruang Lingkup Desain Grafis

Ruang lingkup desain grafis sendiri sebenarnya sangat luas. Untuk mempermudah, di Indonesia sendiri desain grafis dibagi ke dalam tiga kategori, yakni desain komunikasi visual, desain produk industri, dan desain interior.

Jika dalam lingkup profesional, desainer grafis lebih merujuk pada desain komunikasi visual. Tanggung jawab yang dilakukan pun beragam, mulai dari membuat ilustrasi, pengatur tata letak, mempercantik sebuah objek dengan komposisi warna dan beragam elemen grafis, dan lain-lain.

Profesi bagi Penggiat Desain Grafis

Berkembangnya industri kreatif semakin memperlebar kesempatan berkarir secara profesional bagi para penggiat desain grafis. Dengan kemudahan teknologi pun, peluang bekerja juga semakin luas meski tanpa harus menjadi pekerja kantoran. Menjadi seorang desainer grafis profesional yang independen pun telah banyak dilakukan, baik di luar maupun dalam negeri.

Selain keterampilan membuat desain, mengoperasikan software desain grafis juga sangat diperlukan pada era ini. Tidak hanya bagi pekerja remote atau self employed, keterampilan menggunakan software juga dibutuhkan bila Anda bekerja kantoran seperti berikut ini.

Studio Desain

Surga bagi para desainer grafis ini juga sering disebut creative studio. Sesuai namanya, tempat kerja ini memang dibuat menjadi rumah bagi para pekerja yang memiliki kreativitas tinggi. Karena itu, bekerja di sebuah studio desain terkesan lebih santai.

Setidaknya, bekerja bisa dengan menggunakan kaus, berambut panjang, tidak bersepatu, dan sebagainya. Konsep sebuah studio desain memang umumnya dibuat sekasual mungkin. Tentu saja, sebanding dengan ‘kebebasan’ yang diberikan, target yang diberikan harus dipenuhi dan sesuai tenggat waktu.

Di Indonesia sudah mulai banyak bermunculan studio desain yang juga dikelola oleh generasi muda. Di sini, Anda akan melakukan pekerjaan desain untuk logo, brosur, majalah, hingga company profile.

Penerbit Buku

Jika Anda seorang penggemar buku dengan latar pendidikan desain grafis, bekerja di penerbit buku bisa jadi pilihan yang tepat. Sebagai desainer grafis, Anda akan bertanggung jawab untuk merancang layout yang sesuai dengan konten serta membuat buku menjadi menarik dan enak dibaca.

Tak hanya itu, Anda juga akan diminta untuk memilih jenis font yang cocok dengan isi buku. Membuat ilustrasi pada sampul buku pun menjadi ranah yang cukup memberatkan. Pasalnya, menarik atau tidaknya sampul cukup memengaruhi calon pembaca untuk membeli sebuah buku.

Biro Iklan

Boleh dibilang, bekerja di sebuah advertising agency alias biro iklan adalah pekerjaan cita-cita nomor satu bagi para lulusan desainer grafis. Bahkan tak harus menunggu gelar sarjana, bekerga magang (internship) di biro iklan juga banyak diminati. Pasalnya, gaji yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan ini cukup tinggi, apalagi yang berskala multinasional.

Saat bekerja di sebuah biro iklan, Anda akan selalu membutuhkan kreativitas dan kerja sama kelompok yang tinggi. Untuk menyelesaiakan sebuah proyek pun dapat memakan waktu yang cukup lama. Anda akan terbiasa dengan kegiatan-kegiatan semacam briefing dari klien, brainstorming, perancangan konsep kreatif, sampai eksekusi iklan.

Media Massa

Anda tidak harus menjadi seorang lulusan Ilmu Komunikasi atau Jurnalistik agar dapat bekerja di sebuah media massa. Sebagai alumni jurusan desain grafis, Anda juga bisa berkarir di media massa cetak maupun online.

Secara general, bekerja di media massa memang sangat bersinggungan dengan tenggat waktu. Berita baru harus sesegera mungkin diunggah dan disebarluaskan kepada masyarakat. Karena itu, bila ingin bekerja di media massa, pastikan Anda sudah berbekal kesiapan untuk bersinggungan dengan tenggat waktu yang padat.

Rumah Produksi

Selain aktor, sutradara, produser, dan penulis naskah, kehadiran desainer grafis juga sangat dibutuhkan dalam rumah produksi. Anda bisa terlibat dalam kegiatan multimedia seperti membuat animasi maupun berbagai efek dalam film. Selain itu, kepentingan promosi seperti poster dan lain-lain juga bisa menjadi tanggung jawab Anda—sesuai dengan keterampilan yang dimiliki.

Berdasarkan uraian di atas, kini Anda lebih tahu bukan, bahwa dunia desain grafis sangat luas? Tidak hanya soal gambar yang apik, menjadi desainer grafis juga harus memastikan bahwa karyanya dapat menyampaikan informasi sesuai tujuan dan memberi kesan bagi pengamatnya.

Previous

Mengenal Serba-Serbi Desain Grafis

September 10, 2017
Next

7 Tips Membuat Desain Logo yang Tokcer

September 10, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *