Yakin Mau Kuliah Desain Komunikasi Visual? Pastikan Dulu Yuk Reputasi 8 Kampus Terfavorit Ini

Kemajuan internet telah memudahkan penyebaran beragam konten menarik di media sosial. Kini setiap rilisan bisa direspons dan dibagikan ulang hanya dalam hitungan detik. Tentu saja konten-konten berkualitas tersebut tidak dihasilkan secara kebetulan. Di dalamnya terdapat proses kreatif yang berhubungan dengan desain komunikasi visual.

Sesuai tujuan pembelajarannya, Desain Komunikasi Visual (DKV) memiliki fokus untuk menghasilkan pesan yang efektif dan informatif. Diperlukan juga proses kreatif yang dinamis agar isi pesan mampu memengaruhi perilaku para penerimanya.

Kemampuan memengaruhi perilaku membuat proses kreatif dalam DKV diibaratkan sebagai perpaduan seni dan teknologi. Karakteristik ini cukup relevan untuk menegaskan perbedaan spesialisasi antara DKV dengan Ilmu Komputer atau Teknik Informatika.

Ragam Peminatan Desain Komunikasi Visual

Penyusunan konsep penyampaian pesan berorientasi pada subjek penerima pesannya (audience). Perbedaan latar belakang (berdasarkan kriteria usia, pendidikan, atau kemampuan daya beli) mungkin saja memerlukan pengolahan naskah (copywriting) yang berbeda pula.

Untuk mempertajam kreativitas mahasiswanya, kurikulum DKV di berbagai kampus biasanya menawarkan 3 pilihan peminatan, antara lain:

Peminatan Komunikasi Grafis

Peminatan ini berfokus pada pengolahan bahasa visual dalam media statis, pengetahuan tipografi, ilustrasi, serta fotografi. Dengan menempuh peminatan ini, seorang sarjana diharapkan mampu memaksimalkan keterampilan membuat logo, desain majalah dan surat kabar, hingga desain kemasan produk.

Peminatan Visual Periklanan

Peminatan Visual Periklanan memfokuskan mahasiswa untuk membuat karya visual yang efisien agar suatu tujuan persuasif dapat terpenuhi. Kemampuan lain yang juga diandalkan dari peminatan ini adalah pengemasan citra terhadap sebuah produk, program, serta kampanye.

Peminatan Komunikasi Multimedia

Bagi mahasiswa yang mengambil Peminatan Komunikasi Multimedia, bersiaplah untuk bersenang-senang dengan semangat mengkreasikan berbagai media dinamis. Beberapa keterampilan multimedia yang akan diasah mengarah pada komunikasi animasi, media interaktif, web design, serta penyutradaraan film.

8 Kampus Desain Komunikasi Visual Terfavorit di Indonesia

Sebagai bentuk dukungan bagi perkembangan keilmuan, beberapa kampus di tanah air telah menjadi tujuan favorit calon-calon mahasiswa DKV. Dengan reputasi dan keunggulannya, berikut ini daftar 8 kampus yang bisa Anda pilih.

Program Studi S-1 Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung

Sempat bernama Studio Desain Grafis sejak 1967-1977, program studi ini akhirnya resmi memakai istilah “komunikasi visual” pada tahun 1979. Akan tetapi baru 18 tahun kemudian statusnya berada di bawah Departemen Desain Fakultas Seni Rupa dan Desain. Seiring perkembangan, kurikulum DKV ITB menekankan pentingnya kolaborasi wawasan konseptual dan pengetahuan teknis. Untuk dapat berkuliah di sini, seorang calon mahasiswa harus menjalani rangkaian tes bakat, bahasa Inggris, hingga kemampuan dasar seni rupa. Info lebih lanjut.

Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Dilihat dari sejarahnya, DKV ISI merupakan salah satu pendidikan seni rupa tertua di Indonesia. Dulunya program studi ini dirintis dari Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta. DKV ISI tetap mempertahankan nilai-nilai olah visual dan kepekaan estetis sebagai kemampuan dasar yang harus dikuasai para mahasiswanya.

Program S-1 Desain Komunikasi Visual New Media Binus University Jakarta

Program DKV New Media berfokus pada praktik-praktik teknis menggunakan berbagai perangkat multimedia. Melalui kurikulum yang diajarkan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan memahami gerak digital sekaligus menciptakan komunikasi visual yang tepat sasaran dalam kemasan yang estetis. Lihat lebih lanjut.

Program Studi S-1 Reguler Desain Komunikasi Visual Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan Jakarta

DKV UPH berada di bawah School of Design (SoD) yang menerapkan misi interdisipliner. Hal ini memungkinkan mahasiswanya untuk mendapat pemahaman yang saling mendukung antar bidang studi. Didukung kekayaan fasilitas belajar, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dan mengembangkan diri dalam proses kreatif. Lihat selengkapnya.

Program Studi S-1 Desain Komunikasi Visual Telkom University Bandung

Karakteristik DKV Telkom University terletak pada konsep kurikulumnya yang memadukan desain grafis dengan ilmu manajemen. Dengan bobot rata-rata 20 SKS setiap semester, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kecakapan serta kompetensi yang lebih unggul.

Program Studi Desain Komunikasi Visual Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Univeritas Negeri Semarang

Selain mendorong mahasiswa untuk mematangkan visi dan memberikan manfaat dari praktik keilmuan, DKV Unnes juga sering mengadakan adu kreativitas dalam berbagai bentuk kompetisi. Agar tidak jadi menara gading, DKV Unnes menjalin kemitraan dengan sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Semarang dan sekitarnya. Melalui kemitraan inilah mahasiswa diajak memberikan sentuhan kreatif untuk pengembangan bisnis dan branding UMKM.

Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret Surakarta

DKV UNS berdiri sejak tahun 1979 dengan nama Studio Grafis. Kurikulum yang diterapkan saat ini berorientasi pada gambar (image), suara (sound), dan teks. Dengan fokus pengembangan pada komunikasi media visual dan elektronik, mahasiswa UNS diarahkan untuk beradaptasi pada berbagai inovasi teknologi dan seni, sekaligus memanfaatkannya sebagai solusi untuk membangun kehidupan yang lebih berkualitas. Simak informasi selengkapnya.

Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar

Keunggulan UNM tidak saja didorong oleh pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis kebutuhan industri, tapi juga proses kreatif yang bersumber dari kekayaan budaya dan lingkungan di timur Indonesia. Dalam menjalankan proses belajar, setiap mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan kompetensi yang profesional bagi kemajuan komunikasi visual. Temukan informasi lebih lanjut.

Dengan model pengembangan kurikulum yang didukung ketersediaan fasilitas dan kemitraan, setiap kampus DKV menjanjikan kesempatan kerja yang prospektif bagi para lulusannya. Keterampilan mahasiswa desain komunikasi visual akan mendapat tempat istimewa dalam bidang kerja hubungan masyarakat (public relation), biro iklan (advertising), percetakan dan penerbitan, serta stasiun teve dan rumah produksi.

Previous

Bingung Membuat Desain Banner yang Keren? Cara Ini Cocok untuk Pemula!

September 24, 2017
Next

Cara Sukses dari Depan Laptop? Ikut Lomba Desain Saja!

September 24, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *